THEN THE KIDS EXPLAINED THEIR NEW CHAPTER…
questions by mfri | answers by gregorio & helmy
Hey ho! Ada cerita dari manggung terakhir kemarin?
Terakhir kali manggung yang di trisakti, ya acaranya sih acara internal kampus aja, jadi emang buat kayak have fun - have fun anak-anak mereka aja, soalnya RK sih disitu buat ngisi acara iseng-isengan doank sih jadi santai, emang nyarinya acara yang buat fun-fun aja sih.Gimana sama rilis album, rasanya sama wisuda ga? khan 4 tahun juga tuh (sejak E.P. terakhir), sama kaya kuliah S1 normal..
We couldn’t think of a more appropriate way for Snoop Dogg to enter the literary market. Featuring detachable pages of rolling paper inscribed with Snoop’s greatest lyrics (non-toxic ink, of course) and a spine for match-striking, 420 copies of the “book” will be given away at Coachella this year.
LEGO continues to wow us with this new “Imagine” ad campaign. Using simple blocks, the ads recreates a number of iconic cartoon and animation characters including The Simpsons, South Park, Sesame Street, Teenage Mutant Ninja Turtles and more!
No, your eyes aren’t deceiving you. That actually is Darth Vader cradling a unicorn in an artistic parody of Domenichino’s classic Virgin and Unicorn painting. Click through to see more pop re-interpretations by artist Hillary White.

In a world where pop stars reign supreme, it isn’t hard to imagine that the members of Rejected Kids were the odd ones out in high school. After all, what’s weirder than the ability to craft good music and to *gasp* actually be able to play musical instruments? Rejected Kids have these talents in spades, and show them off on their latest effort, “A New Chapter Has Begun.”
Rejected Kids manage to combine musical influences like Slick Shoes, Autopilot Off, Rufio and New Found Glory, leading listeners to expect them to hail from California, or from a tiny American Midwestern town. You’d be wrong on both counts, as Rejected Kids are actually from Tangerang, Indonesia. In fact, most listeners probably wouldn’t realize that the band aren’t from North America until digging through the album’s liner notes to decipher song lyrics.
Sadly, like the many of the bands that Rejected Kids resemble, they manage to fall into one major trap of the style of music they play: there is little differentiation between the songs. While each individual track is well-written, cohesive and melodic and the album as a whole certainly isn’t bad, it is perhaps a little difficult to listen to in one sitting.
Where Rejected Kids manage to stand out is in the fact that the band is a cohesive unit of very competent musicians. They have a tight rhythm section, and great technical guitar work shines out on the album. To top it off, the band are singing in not just one but two different languages which, at the very least, definitely sounds neat.
The album starts off with the track “Too Early To Rise,” which has the classic hardcore instrumental opening- the ‘impending doom on your eardrums’ build up that leads into frenzied guitar work and fan headbanging. The second track has a very New Found Glory-esque chant going on in the background, while the vocals then take over much of the song. This isn’t a bad thing, as it gives rejected Kids a chance to show off what they do best.
The heavy focus of the track tends to be the instrumentation, and vocals typically to take a backseat. The track “Dystopia” sounds like it came right off a NFG b-sides album, especially with the group chanting. The lead singer’s vocals sound very Rufio-influenced, which could get grating if the vocals were much more prominent.
All in all, Rejected Kids appear to have a very good idea of their strengths and weaknesses, and know how to play to those strengths. It is a very solid effort from the band, and can definitely become the album that you can’t bear to take out of your CD player in time.
Posted by: Maggie (Dyingscene.com)
Link : http://dyingscene.com/news/album-review-rejected-kids-a-new-chapter-has-begun/
Link: http://pelacurkata.blogspot.com/2011/03/rejected-kids-band-tech-skatepunk.html

Setelah merilis mini album (e.p) pertama mereka di tahun 2007, akhirnya Rejected Kids band skatepunk asal Tangerang ini mampu membuktikan eksistensi mereka di tahun 2011 ini dalam jalur bawah tanah di scene Punk/Rock/Hardcore dengan meluncurkan full length pertama mereka yang diberi judul “A new chapter has begun” yang dirilis oleh F/R (Fallacies records), selain itu mereka pun bergabung dengan salah satu D.I.Y Records dari Slovenia yaitu Big circle recods, what an awesome tunes??. Full Album mereka yang berisikan 12 lagu ini bertema tentang social, skateboard, dan kehidupan. Dimana di tiap tracknya mempunyai ke khasan masing masing namun tetap dengan ciri mereka yaitu singkat padat dan berisi. Tanpa bermaksud melebih-lebihkan di track pertama saja kita sudah disuguhi oleh permainan musik yang dinamis, di baris depan adalah to early to rise (intro). Memasuki track ke 2 adalah clouds and ground yang mungkin bisa dibilang adalah penyempurnaan dari intro dan di baris tengah ada lagu jagoan saya sendiri yaitu A new chapter has begun, dan di akhir ialah brightest road ya lagu ini bisa dibilang klimaks dari album ini sendiri.
Album ini cukup menarik buat saya, karena bagaimanapun di tiap lagu di album tersebut masih ada keterkaitan antara satu lagu dengan yang lainnya. Sehingga terkesan dari semua lagu ini saling sambung menyambung. Jadi sangat sayang jika kita memutar lagu di album ini secara acak, karena menurut saya cara terbaik menikmati album mereka ini adalah menikmati musik mereka dari lagu pertama hingga lagu terakhir secara berurutan. Ini mungkin mengingatkan saya pribadi pada konsep yang dipakai oleh Rufio di album mereka yang bernama comfort home. Dimana di setiap lagu saling sambung menyambung antara satu lagu dengan lagu lainnya sehingga jika kita memutar lagunya secara acak maka seperti terputus begitu saja. Mungkin saat pertama kali kita mendengar lagu mereka (Rejected Kids) di album “A new chapter has begun” yang ada dalam otak kita hanyalah sebuah hentakan suara drum yang cepat disertai dengan gitar yang gahar, namun dibaliki itu nada nada lyric yang diciptakan oleh Petir/gitar/vox, antek/gitar/vox, koko/bass dan miaw/drum ini cukup memberi kita motivasi untuk lebih bersemangat (ini bukan omong kosong). 2 jempol untuk mereka semua yang sudah mempersembahkan karya ini kepada para penikmat musik bawah tanah, merekapun bisa membuktikan bahwa kualitas musik mereka bisa disama ratakan atau bahkan bisa lebih baik dibanding kualitas music dari para musisi punk luar negeri. Maka untuk kalian penggemar Forus, Sicktrick, Sunsgrind album Rejected Kids yang berjudul “A new chapter has begun” ini menjadi wajib hukumnya untuk kalian miliki, support bandnya dengan cara membeli album dan datang ke show mereka tentunya.hehe :p album ini sudah beredar di distro2 dijabotabek bahkan diluar kota pun banyak, untuk lebih lengkapnya lihat aja situs resmi mereka di www.rejectedkids.com. Bahkan ada 2 lagu yang mereka berikan secara cuma - cuma, keren kan?hehe. . jadi dari 5 bintang yang saya punya saya memberikan 4 bintang untuk mereka, sisanya ya disimpen buat besok – besok.hehe
Track list : 1. Too Early to Rise 2. Clouds & Ground3. Mirror 4. Nuclear Bomb 5. Dystopia 6. Where is My Skatepark 7. Resistance 8. New Chapter Has Begun 9. Terima Kasih 10. Hancurkan Emosi 11. Earthquake 12. Brightest Road
Oia kalau kalian masih penasaran dengan lagunya, big circle recods juga memberikan previewnya kok disitus mereka, ini dia link nya.

Rasa-rasanya perhatian kita terhadap band-band indie yang berkualitas hanya sebatas di kota-kota besar. Setuju? Jakarta-Bandung-Jogja-Bali dan kota-kota besar-besar lainnya yang sepertinya sudah sering kita dengar dan lihat perkembangan musikalitasnya. Kita lupa kalo di negara kita punya banyak kota-kota lainnya yang menyimpan segudang talenta yang belum terekspose atau mereka yang ingin terkenal harus memeras keringat demi disejajarkan dengan band papan atas ibukota. Tangerang salah satunya, meskipun kota ini berada di pinggiran kota Jakarta, namun sepertinya agak jarang yah kita melihat musisi berkualitas dari Kota ini?
Mari kita mengunjungi kota ini. Sebenernya kalo kalian mengikuti perkembangan musik di kota ini, pasti kalian tau jika kota ini punya beberapa band berkualitas namun sepertinya hanya stuck di kota sendiri. Salah satu band Tangerang yang cukup produktif dalam menghasilkan karya adalah Rejected Kids. Yap anak-anak Tangerang tentunya sudah tidak asing lagi dengan band ini. Band ini juga lumayan malang-melintang di panggung-panggung Jakarta dan sekitarnya. Hmm, jika diliat dari namanya apakah mereka adalah sekumpulan anak-anak yang di buang orang tuanya? Semoga saja tidak. Anyway, belum lama ini Rejected Kids yang mengusung genre Skatepunk menetaskan album barunya yang diberi ngaran A New Chapter Has Begun. Jangan salah, ini adalah album keduanya setelah di tahun 2007 mereka mengeluarkan EP berjudul Unspoken Feeling. Dan beberapa album kompilasi pun pernah mereka ikuti.
A New Chapter Begun berisikan 12 lagu yang tentunya kita gak bakal nyesel punya CD ini. Salah satu lagu yang menurut kami jagoannya adalah Hancurkan Emosi. Kita benar-benar dibuat emosi dan jingkrak-jingkrakan! Jika kita dengar baik-baik lagu mereka pasti akan kita akan teringat dengan sederet jagoan punk semacam Greenroom,Rufio,Sick Of Change. Yap, memang band-band tersebut adalah influence mereka. Dentuman drum yang sangat rapat, melodi disana-sini, kualitas sound yang cukup mumpuni serta vokal yang khas sepertinya membuat Petir (guitar/vocal), Koko (Bass/vocal), Antek (Guitar/Vocal), dan Miaw (Drum) menjadi idola tersendiri buat para ABG kota ini. Keberadaan album baru ini juga menandakan kebangkitan tersendiri buat genre Melodic Punk, setelah belakangan genre ini mulai tergerus dengan demam musik Metal yang melanda kota Tangerang.
Dukungan sebesar-besarnya dari kami buat band-band berkualitas dari daerah-daerah yang kurang terjamah. Bukan hanya Rejected Kids saja kalo kalian tahu, masih ada puluhan bahkan ratusan band berkualitas yang mengantri ingin tenar di kancah musik Indonesia. Kita wajib mengapresiasi karya mereka. Bagaimana? Dengan beli CD-nya, datang ke konsernya, atau pasang RBT? Its up to you guys!
Oya, untungnya salah satu label mereka yang bernama Big Circle dengan baik hati memberikan preview album buat kalian yang ragu-ragu buat beli CD mereka. Ini linknya:
http://bigcirclerecords.bandcamp.com/album/a-new-chapter-has-begun
Link: http://formagz.com/for-review/rejected-kids-skatepunk-racikan-tangerang

Rejected Kids, band skate punk asal Tangerang yang telah malang melintang di scene Jakarta dan sekitarnya dari taun 2004, kembali melangkah dengan merilis debut full album terbarunya, A New Chapter Has Begun. Album ini dirilis sejak 18 Februari kemarin, bertepatan dengan ulang tahun mereka yang ke 7, umur yang langgeng untuk ukuran sebuah band. Gw sendiri beli album mereka dengan cara pre order bundle pack mereka yang berisi CD, T-Shirt, Poster dengan banderol 100 ribu rupiah saja. What a bargain.
A New Chapter Has Begun berisikan 12 track bertenaga, teknikal, dinamis, rapat dan tak pandang bulu. Gebukan drum tanpa rem Helmy, ditemani dengan dentuman bass Koko, memberikan kestabilan untuk Petir dan Antek bermain gitar dengan leluasa diatasnya. Topik yang diangkat pun cukup bervariatif, ada Nuclear Bomb yang bercerita tentang ketidakbergunaannya perang, Flip Stigma yang menceritakan hubungan mereka dengan skateboard, kesetaraan dalam Dystopia, atau rasa syukur yang terasa dalam Terima Kasih. Mereka pun mendedikasikan album ini untuk seluruh korban dari bencana Merapi, Mentawai dan Wasior.


Review by: Ixan Failing forward
Yoo wazzupp, dude ?! hope everything is gonna be alright :p
Finally (finally) my band (Rejected kids) released the new album titled “A new chapter has begun”
and here’s the cover and tracklisting:

Tracklisting:
1. Too early to rise
2. Clouds and Ground
3. Mirror
4. Nuclear bomb
5. Dystopia
6. Flip stigma
7. Resistance
8. A new chapter has begun
9. Terima kasih
10. Hancurkan emosi
11. Earthquake
12. Brightest road
Apparently, some people in this band are Paramore fans. I ordered their t-shirt via twitter cause we’ve never been to Jakarta and I wanted them to know that we haven’t forgotten about them over there in Indonesia. Plus, this shirt is sick! Jakarta Hardcore… I’d love to see it happen live.
[EDIT:] Been talking to some Indonesia fans over twitter who have educated me on the difference between cities: Jakarta and Yogyakarta.Haha, I need to go back to school. Geography was never my strongest subject. Either way, we are really grateful to have fans as far as Indonesia who support us the way they do.




![yelyahwilliams:
Apparently, some people in this band are Paramore fans. I ordered their t-shirt via twitter cause we’ve never been to Jakarta and I wanted them to know that we haven’t forgotten about them over there in Indonesia. Plus, this shirt is sick! Jakarta Hardcore… I’d love to see it happen live.
[EDIT:] Been talking to some Indonesia fans over twitter who have educated me on the difference between cities: Jakarta and Yogyakarta.Haha, I need to go back to school. Geography was never my strongest subject. Either way, we are really grateful to have fans as far as Indonesia who support us the way they do.](http://24.media.tumblr.com/tumblr_l7tb57Fl0T1qbpredo1_500.jpg)